BERBISNIS ALA RASULULLAH SAW

Perjanlanan bisnis Rasul menunjukkan bahwa beliau adalah seorang pengusaha yang handal dalam strategi penjualan dan pemasaran. Kesuksesan beliau dalam berbisnis bukan tidak mungkin ditiru oleh kita pada masa sekarang. Dalam perniagaannya Rasulullah menerapkan prinsip bisnis sebagai berikut:

    1. Jujur Dalam Berbisnis

Kejujuran adalah kunci dalam berbisnis. Inilah salah satu metode yang diterapkan oleh rasul. Bahkan saking jujurnya, ia mendapatkan gelar Al-Amin yang berarti terpercaya. Rasulullah awalnya mendapatkan barang dagangan dari seorang saudagar kaya bernama Khadijah yang kemudian membuatnya terpikat lalu menjadikannya seorang istri.

Kejujuran menjadi sebuah branding tersendiri pada dagangan beliau. Orang-orang lebih memilih untuk membeli kepadanya karena merasa aman tidak akan ditipu. Ini karena beliau selalu menjelaskan apa adanya tentang apa yang ia jual kepada pelanggannya.

    1. Menghormati Pelanggan

Rasulullah memperlakukan pelanggannya layaknya seorang saudara yang harus dibantu. Bagi beliau, bisnis adalah sebuah kegiatan dimana kita akan membantu seseorang dalam memecahkan masalahnya. Itulah inti bisnis yang sesungguhnya. Oleh karena itu beliau sangat hormat dan santun kepada pelanggannya layaknya saudara.

“Dari Anas bin Malik radhiallâhu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Tidaklah (sempurna) iman seseorang diantara kalian hingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri”. (H.R.Bukhari dan Muslim).

    1. Menepati Janji

“Hai orang-orang yang beriman, penuhilah akad-akad itu…” (Q.S. Al Maidah ayat 1)

Seperti yang kita tahu, dalam melayani pelanggan kita harus menepati janji. Misalnya memenuhi deadline sesuai dengan yang sebelumnya telah disepakati. Ini akan menjadi nilai plus tersendiri bagi bisnis kita. Inilah salah satu yang di terapkan rasulullah SAW.

Baginya, menepati sebuah janji adalah sebuah tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Bahkan bukan hanya menepati janji, beliau juga melakukan tugasnya dengan integritas yang tinggi sehingga membuat pelanggannya sangat puas.

    1. Hanya Menjual Produk Yang Berkualitas

Rasulullah hanya menjual produk yang berkualitas saja. Beliau tidak pernah menjual produk yang rusak atau tidak layak untuk dijual. Dan ia juga memilah-milah produk yang berkualitas tinggi dan rendah untuk disesuaikan dengan harganya. Namun bukan berarti ia juga menjual produk yang tidak layak untuk dijual.

Suatu ketika rasulullah pernah memarahi seorang pedagang yang tidak jujur karena mencampur jagung basah ke dalam tumpukan jagung kering yang akan dibeli. Bukan hanya melanggar syariat agama, tapi perbuatan ini juga akan membuat pelanggan tidak akan kembali lagi.

    1. Tidak Menjelek-Jelekkan Bisnis Orang Pesaing

“Janganlah seseorang diantara kalian menjual dengan maksud untuk menjelekkan apa yang dijual orang lain.” (HR Muttafaq)

Rezeki sudah ada yang mengatur, oleh karena itu rasul sangat melarang seseorang menjelek-jelekkan dagangan pesaingnya. Karena sejatinya prinsip sebuah bisnis adalah bagaimana cara kita memuaskan pelanggan, bukan malah menjatuhkan pesaing. Naikkanlah kualitas bisnis kamu, dan biarkanlah pelanggan yang akan menilainya.

    1. Bisnis Jangan Sampai Mengganggu Ibadah

“Dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah kepadaku” (Q.S. Adz-Dzaariyaat ayat 56)

Dalam kehidupan, bisnis bukanlah semata-mata yang harus dikejar. Ada banyak orang yang melupakan sholat dan bahkan lupa membayar zakat karena kesibukkannya dalam bekerja. Allah swt amat tidak suka hal ini. Bekerja memang bagian dari ibadah, namun itu bukanlah hal yang utama.

Itulah strategi rasul dalam menjalankan bisnisnya. Ini sangat masuk akal dan bisa dijelaskan secara ilmiah. Maka sudah seharusnya kita sebagai entrepreneur muslim harus menerapkan apa yang sudah rasul lakukan dalam menjalankan sebuah bisnis.

Demikian artikel singkat tentang Bisnis Ala Rasulullah, semoga menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi kita semua.

*“PENGACARA MUSLIM”*

Head Office:

Jl. Jenderal Gatot Subroto No. 46 A Garuntang, Teluk Betung Selatan,Bandar Lampung

Telp: (0721) 476113 Fax: (0721) 476113,704471,787806

Branch Office:

Jl. Monjali (Nyi Tjondroloekito) No 251, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta

Telp : (0274) 6411320 Fax : (0274) 6411322

PH/WA : 087838902766 Bbm : 5439F39

Email : lawoffice251@gmail.com

Website: www.pengacaramuslim.com

Twitter : @pengacaramuslim

Facebook : Pengacara Muslim